This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label ihram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ihram. Tampilkan semua postingan

17 Jan 2012

Mimpi Basah Ketika Ihram

Ada hal - hal kecil yang mungkin diluar kebiasaan ketika ihram , salah satunya adalah mimpi basah . Mungkin hal ini terjadi hanya sepersekian persen dari seluruh jamaah haji atau umroh , namun apa yang kita lakukan bila terjadi terhadap diri kita ????? Mungkin kita akan sungkan untuk bertanya kepada pembimbing ttg hal ini namun bila tidak tahu akan jawabannya mungkin akan membatalkan ibadah haji atau umroh . Agar tidak bingung , mari kita simak jawaban dari Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin sebagai berikut .

Bagi orang yang mimpi keluar sperma wajib mandi dan tidak sah baginya shalat dan thawaf dan juga tidak boleh membaca Al-Qur'an sebelum dia mandi. Maka hendaklah dia mandi walaupun sedang ihram, dan tidak mengapa seandainya ada beberapa rambut yang rontok ketika mandi. Sebab yang dilarang adalah menghilangkan rambut dengan sengaja, seperti dengan mecukur, memotong atau mencabut. Adapun mandi karena mimpi keluar sperma, maka wajib hukumnya dan harus membasuh kepala dan mensela-sela rambut, tapi tidak boleh berlebihan dalam menggosok kepala. Cukup baginya dengan menuangkan air ke kepala disertai menggerak-gerakkan rambut dengan tangan agar air dapat sampai ke kulit kepala. Sebab bagian bawah setiap rambut harus terkena air ketika mandi junub.

Adapun tahallul ihram, yakni melepas pakaian ihram maka bukan termasuk larangan dalam ihram, bahkan boleh melepas kain ihram ketika ada keperluan, seperti buang air besar. Juga diperbolehkan mengganti pakain ihram, baik selendang (maksudnya baju atasan ihram) maupun kain (maksudnya baju bawahan ihram) dengan pakaian ihram yang lain dan mencucinya jika kotor dan yang sepertinya, karena terdapat riwayat shahih bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mandi ketika beliau sedang ihram, juga para sahabat. Wallahu a'lam

Pahami Larangan Ihram

Dalam ibadah haji dan umroh , jamaah harus memakai kain khusus yang bernama ihram . Kain tersebut melambangkan kesucian kita dalam menjalankan niat haji dan umroh tidak lain hanya untuk panggilan Allah SWT . Oleh karena itu dalam memakai ihram kita juga diwajibkan untuk tidak melanggar hal - hal yang tidak diperbolehkan . Hal hal tersebut antara lain :

  1. Memotong dan mengecat rambut dari bagian kepala atau tubuh
  2. Memotong kuku ari tangan atau kaki
  3. Memakai kain yang berjahit untuk laki - laki
  4. Menutup kepala dengan benda2 yang menyentuh kulit kepala seperti topi atau peci
  5. Memakai parfum dengan tujuan memakainya di badan atau baju
  6. Bertujuan memburu binatang darat yang lepas seperti merpati
  7. Melakukan akad nikah
  8. Bersetubuh dengan istri
  9. Bercumbu dengan istri seperti meraba - raba , mencium dan lain - lain
Hukuman bagi kesalahan ihram terbagi dalam 4 bagian ,
  1. Kesalahan 5 yang pertama , harus membayar fidyah tanpa membatalkan ibadah haji dan umroh
  2. Denda yang setimpal untuk kesalahan berburu
  3. Yang melakukan akad nikah , batallah ibadah haji atau umroh nya tanpa harus membayar fidyah
  4. Tidak membatalkan ibadah haji atau umroh , namun harus membayar dam

15 Jan 2012

Cara Memakai Kain Ihram

Untuk calon jamaah yang belum pernah melaksanakan ibadah haji atau umroh , mungkin berpikir keras bagaimana mengenakan ihram yang benar sehingga tidak akan memngganngu ibadah di tanah suci , hal ini sangat dimengerti karena keharusan untuk tidak mengenakan pakaian dalam . Akan sangat tidak baik bila sampai kain ihram tersebut lepas dari ikatannya. Berikut tahap - tahap yang diperlukan dalam memakai kain ihram .

Pertama , perhatikan ketebalan dan panjang dari pada kedua kain ihram . Yang dipakai dibawah adalah kain yang lebih tebal dan lebih panjang dari kain yang dipakai untuk tubuh bagian atas . Dari berbagai pengalaman jamaah , hal tersebut akan memudahkan ketika menunaikan sholat . Sebelum memakai kain ihram, diwajibkan untuk mandi besar atau junub serta diniatkan untuk berihram.

Kedua , kaki dibentangkan saat memakai ihram kaki . Jangan terlalu lebar , cukup untuk menutup aurat ketika kaki dibentangkan .Kira2 lebih lebar sedikit dari ukuran bahu kita.

Ketiga , pusar adaalh batas atas dari kaum lelaki sehingga pakailah ihram melewati pusar dan batas bawah adalah mata kaki . Idealnya ihram menutup dari pusar sampai mata kaki , kenakan sabuk untuk mengencangkan ikatan ihram .

Keempat , saat thawaf bahu sebelah kanan harus dibuka . Kain diselempangkan melalui ketiak tangan kanan dan dilampirkan dibahu kiri . Kembalikan menutup bahu kanan bila akan melaksanakan sholat .

Demikianlah cara memakai ihram , semoga bermanfaat .


Ditulis kembali dari www.kaffah4829.wordpress.com

Bir Ali , Salah Satu Tempat Miqot









Bir Ali adalah sebuah nama masjid yang terletak 11 kilometer atau 15 menit dari kota Madinah . Disebut dengan Bir Ali karena disekitar masjid ini terdapat sumur milik Imam ALi . Masjid ini adalah salah satu tempat miqot bagi penduduk Madinah yang akan menjalankan haji atau umroh sehingga hanya jamaah haji tanah air gelombang kedua atau jamaah umroh yang melakukan miqot disini . Miqot sendiri adalah berganti pakaian jamaah dengan ihram , berniat dan melakukan shalat sunat 2 rakaat ihram yang menandai dimulainya ibadah haji dan umroh .

Lorong-lorong di dalam masjid sendiri memiliki luas enam meter. Di galeri itu ditutup dengan kubah panjang di atas Mihrab dengan tinggi 28 meter. Masjid ini memiliki menara dengan tinggi 64 meter. Menara itulah yang tampak dari kejauhan. Lantai masjid terbuat dari marmer dan batu granit. Pintunya dari kayu dengan ruangan dilengkapi fasilitas pendingin ruangan.

Di masjid ini terdapat 512 toilet dan 566 kamar mandi. Hal itu untuk menunjang jamaah yang belum sempat mandi ihram dari pemondokan. Ada juga kamar mandi dan tempat wudhu khusus bagi perempuan, jamaah cacat fisik, dan juga orang tua. Kamar mandi itu dijaga oleh askar.
Di kamar mandi perempuan, penjaganya malah dari Indonesia yang mengenakan jubah hitam